RSS

Monthly Archives: April 2011

Kelebihan dan Kekurangan Blog Blogger.com dan WordPress.com

Berbicara tentang kelemahan dan kelebihan blogspot dan wordpress tentu sudah banyak yang tahu, sebenarnya pembahasan tentang kelemahan dan kelebihan blogspot dan wordpress sudah basi dan sudah banyak yang menulisnya. Namun kali ini saya mengkhususkan bagi sobat-sobat yang belum tahu atau bingung mau ngeblog dimana dan para pemula (seperti saya) dengan fitur-fitur terbaru yang dimiliki oleh penyedia blog.

Saat munculnya facebook hingga menjadi tenar, banyak orang berniat memiliki akun facebook (fb), bahkan para blogger (sebutan bagi para pengguna blogger.com, wordpress.com, dan  blog lainnya) banyak yang beralih ke facebook dan menghentikan sementara aktifitas ngeblognya. Dan kini banyak orang berbondong-bondong ingin ngeblog (termasuk saya).

Daripada lama-lama mendingan kita langsung aja masuk intinya (inti apa?)  intip lagi deh judulnya.

Blogger.com

Blogger.com atau yang dikenal dengan nama blogspot diluncurkan oleh Pyra Labs pada 23 Agustus 1999. Dan pada Februari 2003 diakuisisi oleh Google. Sejak diluncurkan hingga saat ini sudah banyak penambahan fitur yang dikembangkan oleh Pyra Labs dan Google.

Kelebihan Blogger.com

  1. Proses daftar mudah dan praktis
  2. Bila Anda memiliki akun Gmail, maka secara otomatis Anda sudah terdaftar di blogger.com
  3. Mendukung javascript dan flash (seperti widget dan adsense)
  4. Bisa digunakan dalam bahasa Indonesia (mensupport 41 bahasa, cek di http://www.blogger.com/language.g)
  5. File CSS dan HTML bisa diedit dan dimodifikasi sesuka Anda (bila mengerti)
  6. Bisa memiliki banyak blog dengan satu akun.
  7. Navigasi admin sederhana dan mudah.
  8. Bisa digunakan untuk meraup rezeki (support dengan program affilasi).
  9. Bisa gonta-ganti template (theme) sesuka hati dari hasil download template.
  10. Upload gambar di blogger.com secara otomatis langsung masuk ke akun picasa Anda.
  11. Dapat membuat laman (halaman page)
  12. Dapat memposting melalui E-mail dan MMS di Hp
  13. Bisa upload gambar dan video
  14. Dapat membuat komunitas
  15. Terdapat daftar blog yang diikuti
  16. Untuk cek fitur silahkan cek di http://www.blogger.com/features

Kekurangan blogger.com

  1. Tampilan dashbor sangat sederhana
  2. Template bawaan sangat sedikit
  3. Tidak ada tombol reply bawaan pada komentar (sehingga harus edit CSS atau HTML)
  4. Tidak ada tags (keyword) (Sehingga harus menambahkannya pada HTML atau CSS)
  5. Dibuka di Hp terkadang sulit

Contoh dashbor Blogger.com

WordPress.com

WordPress lahir pada Januari 2003 dari seorang anak muda kreatif (meski ia merupakan Mahasiswa yang di Drop Out (DO) dari kampusnya), ia adalah Matt Mullenweg. Matt bersama Mike Little mambangun wordpress berbasis b2.  Dengan dibantu Michel Valdrighi (mantan pengembang b2), mereka mengembangkan wordpress hingga blog wordpress berkembang pesat sampai saat ini.

Kelebihan wordpress.com

  1. Proses mendaftar mudah
  2. Dapat membuat banyak blog dengan satu akun
  3. Tersedia dalam 50 bahasa (termasuk bahasa Indonesia)
  4. Tempalate bawaan tersedia lebih dari 100 template (theme)
  5. Terintegrasi dengan gravatar, intensedebate, polldaddy, buddypress, bbpress, akismet
  6. Terdapat widget anti spam (akismet)
  7. Selain ada kategori, wordpress memiliki tags (keyword) sehingga SEO frendly
  8. Dashbor blog yang sangat lengkap
  9. Terdapat statistik pengunjung pada dashbor, yang terdiri dari jumlah pengunjung, tulisan teratas, pencarian terbanyak, artikel yang diklik pengunjung.
  10. Terdapat berita dari wordpress.com, blog paling ngetop di wordpress, tulisan teratas di wordpress.com, blog yang memiliki pertumbuhan tercepat, dan tulisan terbaru dari para blogger pengguna wordpress.com
  11. Komentar Anda di blog lain tampil di dashbor
  12. Bisa terhubung secara otomatis, yaitu saat Anda mempublikasikan tulisan maka secara otomatis akan tampil di akun  facebook, twitter, yahoo, dan hotmail
  13. Terdapat widget bawaan yang banyak, seperti box.net, del.icio.us, twitter (menampilkan tweets milikmu di twitter), dan widget lainnya
  14. Dapat membuat halama page dan subpage halaman
  15. Dapat membuat subkategori
  16. Kuota penyimpan file 3 GB
  17. Dapat upload gambar, video, dan audio (mp3, mp4a, wav, dan lainnya)
  18. Terdapat polling
  19. Terdapat forum wordpress.com
  20. Bisa dibuka di Hp tanpa masalah
  21. Fitur terus berkembang, untuk update fitur cek di http://en.wordpress.com/features/

Kelemahan wordpress.com

  1. Tidak support dengan javascript
  2. Tidak bisa pasang adsense (program afiliasi)
  3. Sudah tidak bisa memperpendek URL menggunakan adf.ly
  4. Tidak bisa edit CSS (kecuali upgrade/bayar)

Contoh dashbor WordPress.com

Kesimpulan: setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan, begitupun dengan blog, memiliki kelemahan dan kelebihan. Bila Anda ingin blog yang memiliki fitur yang sempurna tanpa ada kekurangan, maka buatlah blog yang bisa digunakan oleh para bogger kelak.

Apapun platformnya itu tergantung Anda sebagai user yang menginginkan blog Anda seperti apa. Buatlah sesempurna mungkin buat para tamu Anda. Selamat ngeblog…

 

 

 

 

 

Sumber : http://fikriyansyah8.wordpress.com/2011/03/17/kelebihan-dan-kekurangan-blog-blogger-com-dan-wordpress-com/

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on 05/04/2011 in Uncategorized

 

Pencipta Wordpress

WordPress.com situs yang kita pakai sekarang ini ternyata diciptakan oleh seorang pria berusia 25 tahun yang berasal dari Houston, Amerika, yang bernama Matthew Charles Mullenweg biasa disebut Matt Mullenweg panggil saja Matt. Dia seorang anak muda yang kreatif, innovatif dan ulet dalam membangun masa depannya, tapi dia seorang pemuda yang amat sederhana, walaupun ia telah berhasil meraih sukses besar dalam mengembangkan mesin Blog WordPress bahkan dia bisa meraih keuntungan sebesar US$40 juta dari wordpress yang ia buat sebagai aplikasi Open Source yang gratis untuk dipakai siapa saja.

Semua itu berawal dari niatan yang sederhana saja. Sekitar pertengahan tahun 2002, Matt menggunakan software blog b2/cafelog untuk melengkapi foto-foto yang didapat ketika mengunjungi Washington. Beberapa bulan setelah pengembangan software b2 dihentikan, pada Januari 2003, Matt mengumumkan bahwa dirinya akan mengembangkan b2 agar sesuai dengan standard web saat itu. Ia pun mengajak rekannya, Mike Little dan kemudian juga dibantu oleh pengembang asli dari b2, Michel Valdrighi.

Berikut ini adalah wawancara Matt Mullenweg oleh wartawan Kompas Pepih Nugraha saat Ia menghadiri acara WordPress WordCamp selama dua hari, tanggal 17-18 Januari 2009 yang lalu di Jakarta.:

”Matt, apa rencanamu ke depan setelah berhasil merintis dan menciptakan WordPress yang belakangan dikenal luas di kalangan blogger di seluruh dunia?” Itu pertanyaan sederhana yang diajukan kepada seorang pemuda asal Amerika Serikat. Matt tak kalah sederhananya dalam menjawab, ”Menikah dan punya anak.”

Rendah hati, tenang, berbicara pelan, tidak basa-basi. Itulah Matt Mullenweg. Di kalangan blogger dunia, Matt, panggilannya, adalah ”malaikat” yang teramat baik hati karena mau menggratiskan mesin blog kepada siapa pun yang mau mengambilnya di WordPress.

Oleh karena gratis dan berbasis open source, banyak sukarelawan yang terus membangun dan memperbaiki tampilan WordPress. Mulai dari cangkang atau themes blog yang beraneka ragam, sampai widget khusus untuk menghitung banyaknya pengunjung yang masuk.

WordPress dikenal sebagai penyedia blog paling progresif belakangan ini yang bisa dipadankan dengan situs pertemanan, Facebook. Hingga tahun 2008, tercatat 230 juta pengakses tetap (unique visitors) dengan 6,5 miliar halaman WordPress yang dilihat. Ada 35 juta posting baru dengan tambahan rata-rata empat juta posting setiap bulan. Data itu cukup menggambarkan betapa progresifnya WordPress.

Keberadaan Matt Mullenweg di Jakarta hanya dua hari, pada 17-18 Januari, saat ia menjadi pembicara pada WordCamp yang di Asia Tenggara baru Filipina dan Indonesia (Jakarta) yang mengadakannya.

Ini ajang berkumpulnya pengguna, penyuka, dan pengembang WordPress di Tanah Air sehingga komunitas Blogger Anging Mammiri dari Makassar pun memerlukan datang. Di seluruh dunia, total sudah 29 kali WordCamp diselenggarakan, mulai Afrika sampai Australia dengan kehadiran 3.400 anggota.

Di Jakarta, WordCamp yang bertema ”Learn from the Best” dan berlangsung di Erasmus Huis itu terselenggara berkat prakarsa seorang penggila WordPress, Valent Mustamin. Selama dua hari itulah Kompas menguntit dan menangkap Matt yang sangat santun.

Pendidikan politik

Di dunia maya tidak banyak penyedia blog gratisan. Kalau Anda ingin memiliki blog atau situs pribadi, Anda bisa mengambil dari Blogger, Multiply, LiveJournal, MoveableType, TypePad, dan salah satunya dari WordPress yang disediakan Matt.

Bernama lengkap Matthew Charles Mullenweg, ia lahir di Houston, Texas, 25 tahun lalu. Matt pernah bekerja di perusahaan media berbasis internet, CNET, sebelum mengembangkan dan merintis perangkat lunak open source untuk nge-blog.

Lalu, dari mana dia mendapatkan uang dengan menciptakan peranti lunak open source semacam WordPress? Matt menjawab, ”Saya tidak mencari uang dari situ.”

Diapun tidak mau kalau suatu saat WordPress akan dijualnya kepada perusahaan raksasa internet dengan harga selangit, seperti halnya Blogger atau YouTube, situs video terpopuler berbasis user generated content yang dimiliki Google.

Matt tidak menyangkal kalau ia memperoleh pendapatan dengan mendirikan perusahaan di balik WordPress, seperti Automattic, Akismet, Gravatar, bbPress, IntenseDebate, dan BuddyPress.

”Jangan selalu beranggapan bahwa uang adalah segala-galanya,” kata Matt tentang sikap berbaginya yang melabrak batas negara dunia itu.

Untuk seorang entrepreneur muda dan sukses, penampilan Matt relatif sederhana, celana jins dan kaus oblong yang dibungkus kemeja. Dia suka menjinjing tas dan iPhone bercangkang huruf ”W” sebagai kependekan dari WordPress.

Uniknya, latar belakang Matt bukan ilmu komputer atau teknologi informasi, melainkan ilmu politik. Ia menimba ilmu itu selama dua tahun di sebuah college sebelum akhirnya berhenti karena membangun infrastruktur sebuah mesin online yang menyita banyak waktu. Beruntung Matt mendapat dorongan penuh kedua orangtuanya.

”Mereka tahunya saya orang di balik WordPress,” katanya.

Bukan jurnalis

Matt mengenang kembali masa-masa di tahun 2002 saat untuk pertama kalinya menciptakan peranti lunak sederhana untuk nge-blog yang ia namakan b2. Keperluannya hanya sebatas memajang hasil foto dia di media online saat berkunjung ke Washington DC.

Maklum, waktu itu perangkat lunak untuk keperluan nge-blog belum mewabah. Dari kode sederhana b2, Matt bersama dua rekannya, Mike Little dan Michel Valdrighi, mulai membangun WordPress.

Adakah Matt berlatar belakang jurnalis atau media sehingga penyedia blog gratisan itu menggunakan embel-embel ”Press”? Matt mengatakan, ”Tidak ada sama sekali.” Menurut dia, nama itu diberikan oleh seorang teman, Christine. ”Itulah yang saya ingat,” jawabnya.

Matt juga bercerita bagaimana semasa bersekolah di SMU ia merancang dan membuatkan sebuah situs untuk sekolah itu. Ia juga membuat situs untuk grup jazz lokal di kota kelahirannya, Houston. Kemahirannya merancang web juga didukung oleh ayahnya yang bekerja di Microsoft. Matt mengaku pernah jatuh-bangun merancang WordPress, tetapi ia terus mencoba lagi.

Untuk urusan jazz, Matt boleh dibilang serius menekuninya. Apalagi ia pemain saksofon yang andal. Untuk keterampilan bermusiknya itu, dia memerlukan belajar di sebuah sekolah seni. Bahkan yang tidak banyak diketahui banyak orang, Matt adalah pemain keyboard dvorak, yakni alat musik seperti piano yang tuts-tutsnya mengadopsi papan ketik komputer ”QWERTY”.

Matt baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-25 pada 11 Januari lalu. Salah satu rencana yang menurut dia harus direalisasikan segera adalah belajar bahasa Spanyol.

Mengapa bahasa Spanyol yang mau dipelajarinya? ”Spanyol adalah bahasa terbesar kedua pengguna WordPress setelah bahasa Inggris,” katanya.

Cukup mengejutkan bila Matt mengungkapkan bahwa bahasa ketiga terbesar pengguna WordPress adalah bahasa Indonesia. Situs Alexa mencatat, 280.000 blog WordPress menggunakan bahasa Indonesia.

”Saya menaruh hormat, dan untuk alasan itulah saya ada di Jakarta,” ujar Matt.

 

 

 

Sumber : http://molensuga.wordpress.com/2009/07/02/pencipta-wordpress/

 
Leave a comment

Posted by on 05/04/2011 in Uncategorized

 

Sejarah Wordpress

WordPress dimulai pada tahun 2003 dan di ciptakan oleh Matt Mullenweg dengan bit kode tunggal untuk meningkatkan tipografi penulisan setiap hari yang mana beberapa orang yang suka menulis masih dapat dihitung dengan jari. Sejak saat itu, wordpress telah tumbuh menjadi alat blog hosting pribadi (self-hosted blogging) terbesar didunia. Telah digunakan ratusan ribu pemakai dan dilihat oleh 10 juta orang per harinya.

Kamu bisa melihat tentang wordpress ini, dari dokumentasi nya untuk kode-kode wordpress, yang telah diciptakan oleh dan untuk komunitas bersama. WordPress adalah proyek terbuka (open source), ada ratusan orang dari seluruh dunia yang bekerja didalamnya. Itu semua berarti program bebas (tidak di pungut biaya) bagi siapapun yang menggunakannya.

Tentang wordpress.org

Logo WordPressLogo WordPress

Pada bagian ini, kita semua dapat men download dan meng install software-software (dalam bentuk script) dari wordpress untuk melakukannya, kita semua membutuhkan web hosting / web host yang memenuhi persyaratan minimum serta sedikit waktu. WordPress memiliki kemudahan dalam hal pengaturan dan dapat digunakan dihampir semua web hosting. Disediakan pula blog dalam berbagai variasi dengan berbagai kemudahannya dibandingkan situs biasa.

Cerita singkatnya, WordPress lahir dengan keinginan untuk tampil elegant / baru. Well-architectured / system yang dirancang berbasiskan PHP dan MySQL. WordPress adalah program yang baru, tetapi dasar dan pengembangannya tetap seperti tahun 2001. WordPress merupakan produk yang mantap dan stabil. Para pengembang wordpress berharap bahwa dengan mengutamakan kepuasan para pemakai, dan menjaga standar yang baik, maka mereka dapat menciptakan suatu produk / program yang berbeda dari yang lain dimanapun.

Pada tahun 2005 talah diluncurkan versi 1.5 yang mana telah di download lebih dari 900.000 kali. Keberadaan wordpress terus berkembang untuk melakukan perluasan pemasaran. Akhirnya versi 2.0 yang merupakan versi terbaru wordpress diluncurkan (masih digunakan sampai saat ini). Dan ternyata sekarang kita bisa menikmati hasil karya Matt Mullenweg ini.

 

 

 

Sumber : http://molensuga.wordpress.com/2009/06/29/sejarah-wordpress/

 
Leave a comment

Posted by on 05/04/2011 in Uncategorized

 

Tips memilih Flashdisk yang baik

Mungkin ada sebagian orang yang bertanya-tanya dengan banyaknya jenis flashdisk sekarang ini, bagaimana membeli flashdisk yang terbaik ?. Berikut ada beberapa tips sederhana untuk memilih flashdisk.

Dukungan software
Anda dapat memilih flashdisk yang memiliki chip pengontrol di setiap unitnya. Chip pengontrol ini akan memudahkan Anda untuk meng-install USB flash disk dengan berbagai macam software portabel, seperti: Security Software, Partition Software, File Synchronization, dan lain-lain. Security Software sangat penting dalam memastikan data sensitive Anda tidak jatuh ke tangan orang tak berwenang. Anda dapat memilih flashdisk yang kompatible dengan beberapa system operasi, tanpa harus menggunakan driver atau tidak tergantung dengan driver tertentu.

Perhatikan kecepatan transfer data
Faktanya, kecepatan transfer data dari USB 2.0 berkisar antara 14 Mb/s hingga 24 Mb/s, namun kecepatan tersebut akan menurun jika menggunakan kabel USB atau USB hub. Walaupun USB 2.0 memiliki kecepatan lebih baik dari USB 1.1, dengan kecepatan 1.5 Mb/s.

Perhatikan desain dan kelengkapannya
Tidak hanya desain dan model fisik flashdisk yang sesuai dengan selera Anda, namun yang harus diperhatikan juga adalah kelengkapan produknya, seperti tali gantungan, tutup casing flashdisk, paket CD driver, fasilitas anti air, pengunci manual di luar casing, kabel USB, dan aksesoris lainnya.

Perhatikan kapasitas flashdisk
Anda dapat membeli flashdisk, tentunya yang sesuai kebutuhan dan tidak sampai kurang sehingga Anda harus membeli lagi, misalnya kapasitas ideal 2GB, dan sesuai dengan budget Anda.

Perhatikan garansi
Garansi sebisa mungkin life time, namun pemakaian rata-rata flashdisk pada umumnya hanya sekitar 2 hingga 3 tahun, bisa karena bosan memakainya atau mungkin Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar. Hal inilah yang menjadi dasar anggapan bagi sebagian orang bahwa masa garansi cukup hanya 2 hingga 3 tahun.

Perhatikan informasi manufaktur dan distributor
Pilihlah flashdisk yang handal dan memiliki service center yang jelas. Anda harus memastikan kebenaran informasi mengenai produsen dan distributornya, dan cara menghubungi mereka. Hal ini berguna jika Anda semisal mengalami masalah dengan flashdisk, atau klaim garansi, ketika outlet tempat Anda membeli flashdisk tidak bersedia melayani klaim Anda.

Sumber : http://arsipanberita.blogspot.com/2010/11/tips-memilih-flash-disk-yang-baik.html

 
Leave a comment

Posted by on 04/04/2011 in Uncategorized

 

Tips dan Trik Memilih Jurusan Komputer

Juli dan agustus adalah musim orang mendaftar kuliah. Jadi setiap tahun di kedua bulan ini saya ada ritual menerima banyak pertanyaan lewat YM atau email tentang pemilihan jurusan di bidang komputer (computing). Kalau jurusan lain misalnya Grogol atau Kampung Rambutan biasanya nggak tanya saya sih :) . Saya coba rangkumkan beberapa jawaban yang biasanya saya berikan.

Perlu kita garis bawahi dulu bahwa “secara konsep” kurikulum bidang komputer di Indonesia sudah cukup baik. Kurikulum Indonesia mengacu dan mengadaptasi Computing Curricula, yaitu panduan kurikulum bidang komputer (computing) yang diterbitkan secara bersama oleh ACM (the Association for Computing Machinery), AIS (the Association for Information System) dan IEEE-CS (the IEEE Computer Society). Beberapa dokumen usulan kurikulum yang diajukan APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) saya lihat juga mengacu ke Computing Curricula 2001 dan 2005. Kalau kemudian ada pertanyaan kok pelaksanaan di lapangan tidak sebagus konsepnya. Ya banyak faktor yang masih menjadi masalah di Indonesia, kualitas SDM pengajar, infrastruktur, minimnya textbook yang baik, dsb. Mari kita perbaiki bersama-sama dan tidak perlu saling menyalahkan :)

Sekali lagi, Indonesia hanya mengadaptasi dan bukan mengadopsi Computing Curricula, artinya bahwa tidak semua nama jurusan dan nama mata kuliah di Indonesia sama “plek” dengan apa yang ada di Computing Curricula. Computing Curricula memberikan panduan tentang penyelenggaraan, penamaan mata kuliah beserta pembobotannya dan penyusunan kurikulum pada 5 jurusan, yaitu: Computer Engineering (CE, Teknik Komputer), Computer Science (CS, Ilmu Komputer), Information Systems (IS, Sistem Informasi), Information Technology (IT, Teknologi Informasi), Software Engineering (SE, Rekayasa Perangkat Lunak).

Adaptasi dan acuan kurikulum di Indonesia adalah:

  1. Computer Science untuk program studi (jurusan) Teknik Informatika atau Ilmu Komputer
  2. Computer Engineering untuk program studi (jurusan) Sistem Komputer atau Teknik Komputer
  3. Information System untuk Sistem Informasi atau Manajemen Informatika

Sedangkan Software Engineering dan Information Technology, di Indonesia dianggap bukan merupakan program studi (jurusan) karena masih bisa masuk salah satu bagian dari Teknik Informatika atau Ilmu Komputer.

Lha terus dimana letak perbedaan jurusan-jurusan diatas?

Semua jurusan (program studi) sebenarnya memiliki mata kuliah yang boleh dikatakan “sama”, hanya pembobotannya berbeda. Bobot inilah yang nantinya menentukan jalur karier dan bidang kerja lulusan. Kompetensi lulusan setiap jurusan biasanya di desain seperti di bawah:

  1. Computer Engineering (CE) (Jurusan Sistem Komputer atau Teknik Komputer) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu mendesain dan mengimplementasikan sistem yang terintegrasi baik software maupun hardware
  2. Computer Science (CS) (Jurusan Teknik Informatika atau Ilmu Komputer) diharapkan menghasilkan lulusan dengan kemampuan yang cukup luas dimulai dari penguasaan teori (konsep) dan pengembangan software.
  3. Information System (IS) (Jurusan Sistem Informasi atau Manajemen Informatika) diharapkan menghasilkan lulusan yag mampu menganalisa kebutuhan (requirement) dan proses bisnis (business process), serta mendesain sistem berdasarkan tujuan dari organisasi
  4. Information Technology (IT) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu bekerja secara efektif dalam merencanakan, mengimplementasikan, mengkonfigurasi dan memaintain infrastruktur teknologi informasi dalam organisasi.
  5. Software Engineering (SE) diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu mengelola aktifitas pengembangan software berskala besar dalam tiap tahapannya (software development life cycle).

Computing Curricula membuat suatu komparasi umum dan pembobotan mata kuliah tiap jurusan dengan visualisasi grafis seperti di bawah. Sumbu horizontal menggambarkan arah pengembangan (apakah lebih teoritis atau lebih praktis), sedangkan sumbu vertikal menggambarkan topik dan desain mata kuliah yang diajarkan. Pembobotan ditandai dengan warna abu-abu tua pada visualisasi gambar.

ce.jpg

cs.jpg

is.jpg

it.jpg

se.jpg

Mudah-mudahan tulisan ini bisa memberikan pemahaman untuk adik-adik sekalian yang baru lulus dan ingin melanjukan kuliah di bidang komputer (computing). Masalah jurusan yang mana yang baik, ini tergantung “minat, keinginan, dan potensi” adik-adik sekalian. Saya yakin tidak seorangpun yang bisa menjudge suatu jurusan lebih baik daripada jurusan lain. Sebenarnya saya ingin mengatakan bahwa “peluang” lebih utama daripada “minat, keinginan dan potensi”. Toh saya dulu berangkat ke Jepang dan masuk ke jurusan yang sebenarnya bukan minat, keinginan atau potensi saya. Ya prioritas berpikir saya adalah peluang dapat beasiswa ke luar negeri, sehingga dapat membantu meringankan beban orang tua. Kebetulan pada saat saya lulus SMA tahun 1993, perekonomian orang tua saya mengalami masa suram. Jurusan apapun, bahkan kalau saya ditunjuk untuk mengambil jurusan ekonomi, politik, dsb, tetap saya akan ambil karena prioritas peluang lebih tinggi :)

Yang terakhir, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa irisan bidang computing dengan bidang lain yang sepertinya mirip tapi sebenarnya beda. Misalnya, bagi yang ingin mendalami desain grafis dan animasi secara mendalam, saya sarankan tidak masuk ke salah satu dari lima jurusan computing diatas. Akan lebih baik apabila masuk ke jurusan desain komunikasi visual (DKV), yang biasanya ada di bawah fakultas seni rupa. Saya jamin lebih pas untuk yang berminat di animasi dan desain grafis. Banyak mahasiswa yang cita-citanya menjadi animator dan graphics designer akhirnya harus melongo dan menyesal karena salah masuk ke jurusan computing. Akan saya bahas tentang DKV di lain kesempatan ;)

Selamat memilih jurusan!

SUMBER : http://romisatriawahono.net/2007/08/03/tips-dan-trik-memilih-jurusan-komputer/

 
Leave a comment

Posted by on 01/04/2011 in Uncategorized

 

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

DEFINISI LAIN :

  • Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen dari informasi yang saling terintegrasi untuk mencapai tujuan yang spesifik. Komponen yang dimaksud adalah komponen input, model, output, teknologi, basis data (data base), kontrol atau komponen pengendali.
  • Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan
  • Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.
  • Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.
  • Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
  • Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user)
  • Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada.
  • Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya.

 

 

 

 

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi

 
Leave a comment

Posted by on 01/04/2011 in Uncategorized